Yup sudah hampir sebulan ini BBM naik. Pastilah terjadi pro dan kontra di dalam kebijakan itu. Pemerintah bingung saat memutuskan kebijakan ini, bagai buah simalakama. Tentunya yang merasakan sekali imbasnya adalah masyarakat Indonesia, yang sebelumnya bahkan sebelum kenaikan BBM saja kehidupannya sudah sangat berjuang.
Nah sekarang sekian waktu berjalannya kebijakan ini, imbas yang terasa dimana dulu jarang sekali terjadi adalah pemadaman lampu secara bergiliran di daerah tempat aku tinggal. Yang terlama yang pernah aku alami adalah pemadaman lampu dari jam 8 pagi sampai jam 16 (jam 4 sore).
Menurut berita, kebijakan kenaikan ini adalah imbas dari naiknya harga Crude Oil (minyak mentah) yang selalu membumbung tinggi, nah tempo hari harga tertinggi yang pernah tercapai adalah 139 dollar/barrel di hari jum’at 06/06/08. Secara data memang masuk akal ketika APBN Indonesia menganggarkan kisaran 80 dollar/barrel dan ketika harga minyak mentah dunia sekarang naik menjadi kisaran 130 dollar/barrel maka tidak ada pilihan lain untuk menaikkan harga BBM di dalam negeri.
Berita terakhir 3 hari yang lalu di salah satu Televisi Nasional memberitakan bahwa di Malaysia kenaikan harga BBM nya mencapai 150%….wuiihhh tidak terbayangkan bagaimana imbasnya di berbagai sektor di negara Jiran itu. Kenaikan harga BBM ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun berimbas secara global, hampir seluruh negara di dunia terimbas hal ini.
Tapi benarkah harga Minyak Mentah Dunia ini akibat berkurangnya persediaan cadangan minyak di dalam bumi? hehehe… Saya sendiri tidak tahu jawaban yang pasti. Namun anda bisa coba lihat diĀ http://quote.barchart.com/quote.asp?sym=CLN8 untuk melihat salah satu alasan kenapa harga Minyak Mentah Dunia naik atau turun. Semoga bisa membantu
Salam Sukses
Salam 5F & 5P
Kita Tidak Sendiri
